Langsung ke konten utama

Merah Putih


Oleh: Muhammad Hilman Haeikal

Merah putih, Indonesiaku

Merah itu darah

Putih itu tulang

Tak kenal rasa lelah

Berjuang dalam perang

 

KH. Moh Hasyim Asy’ari

Didukung oleh para santri

Berjuang mengorbankan nyawa

Untuk mengibarkan sang saka

 

K. Sa’doellah mangkat ke hutan-hutan bergerilya

Dengan senjata dzikir dan do’a

K. Abdul Jalil rela wafat

Menghadang sekutu terlaknat

Sidogiri banjir darah bersama Hizbullah

Hanya demi NKRI, mereka rela mati

 

Selamat dirgahayu negaraku

Aku sangat bangga lahir di tanah airmu

Dengan segudang suku bangsa, agama dan bahasa

Semoga kau jaya selalu, tambah makmur dan maju

 

Selamat Merdeka Negaraku


 


Komentar

Anonim mengatakan…
Dirgahayu Indonesiaku 🇮🇩🇮🇩🇮🇩
Wardhatun Nisak Rachman mengatakan…
Salam kemerdekaan,tetap bangga dgn Indonesia 🇮🇩

Postingan populer dari blog ini

Amira

  Oleh: Muhammad Hilman Haeikal*   Namaku Hifni, Sulton Hifni Ramadhan. Sesuai dengan namaku. Aku lahir di bulan R amadhan . Namun, aku bingung sedari kecil aku tidak pernah dipanggil dengan nama asliku. Aku biasa dipanggil dengan sebutan L ora . sapaan anak kiai oleh orang M adura. Sejak kecil aku sudah diistimewakan oleh orang-orang di sekitarku, mulai dari makan ada yang menyiapkan, jika aku lewat di kerumunan santri mereka semua pada minggir memberikan jalan kepadaku dengan tangan menyilang membentuk huruf x disertai dengan kepala tertunduk takzim. A ku hanya tersenyum melihat tingkah mereka. Penghormatan yang terlalu berlebihan menurutku. Kadangkala ada yang mencium tanganku. Awal mulanya perlakuan seperti ini tidak masalah bagiku. Akan tetapi , ketika umurku sudah mulai beranjak dewasa, perlakuan seperti ini justru membuatku risih. Aku ingin menjadi seperti anak pada umumnya, bebas pergi ke mana saja seorang diri tanpa ditemani oleh khaddam , atau bermain selayaknya a...

Destinasi Wisata Off-road Yang Menantang

4 Destinasi Wisata Off-road Yang Menantang Oleh: Muhammad Hilman Haeikal Liburan akhir tahun semakin dekat, bingung mau melepas jenuh ke wisata mana? Tentunya untuk edisi kali ini Blutein Nasyith menyajikan wisata yang tidak kalah menarik. Rekreasi sembari memacu adrenalin dengan berwisata off-road bisa jadi pilihan yang tepat, dijamin bisa merasakan pemandangan indah yang tidak bisa dinikmati di hiruk pikuk kota. Pemandangan pegunungan yang indah dibarengi dengan kicauan burung menambah suasana apik ketika wisatawan berekreasi. Seperti jalur sempit, batu yang curam dan jalan yang berlumpur serta pemandangan hutan yang indah dan memesona. 1.        Wisata Off-road Taman Nasional Gunung Merapi           Terkenal dengan trek yang menantang, lokasi ini berada di Taman Nasional Gunung Merapi , kawasan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah. Untuk rutenya dimulai dari Muntilan menuju area Taman Nasional Gunung Merapi dengan rute yang...

Jangan Rindu

Oleh:@baqirmadani Pernahkah kamu merindu? Ya, barangkali, semua orang yang hidup di dunia ini, juga pernah merasakan rindu. Bagi kita seorang remaja, yang paling kita rindukan pastilah masa-masa kecil yang penuh keceriaan. Saat kita masih suka bemain di bawah rinai hujan, mengejar layangan, omelan ibu karena pulang kemalaman, dan suasana sederhana lainnya. Tentu, sangat salah jika rindu dibilang berat, sehingga Dilan melarang kita untuk merindu. “Jangan rindu, berat. Cukup aku saja.” Kata Dilan dalam novel “Dilan 1990” .  Memang dari dulu orang-orang sering mengaitkan rasa rindu dengan kesedihan, dengan senja, dengan hujan dan hal-hal yang berbau nestapa dan nelangsa. Anggapan yang demikian sangatlah tidak benar. Sobat, sadarkah kamu, bahwa tidak semua rindu selalu mengarah pada penderitaan. Bahkan begitu banyak rindu yang sangat baik untuk kita coba, bahkan mungkin harus kita jaga. Jika rasa itu kita berikan pada orang yang haram untuk dirindukan, pastilah akibatnya membuat kita ...